Nothing Special

Uy Add Comment Pleaze!!!

Sunday, November 11, 2007

Sur.. Sur .. Surprise







Sepulang sekolah Lupus iseng jalan-jalan ke Mal Puri Indah ama Pepno.Pas sampe di toko buku Gramedia dia kepikir ngasih kadoi taun baru buat painya. Kebetulan saat itu masih suasana tahun baru.
“Sekali-kali gue ngasih kado buat papi gue, biar di taun ini biar semangat kerja. Maklum sekarang jaman zaman susah, jadi orang harus ada gairah kerja. Mah, biar ada gairah kudu dikasih hadiah”, jelas lupus panjang lebar membeberkan alasannya. “Bagus, Pus. Gue sutuju ama pendapat lo,” timpal Pepno.
”Tapi ngomong-ngomong g harus beli kado apa ya” Eh, kamu dad ide, nggak?” tanya Lupus kemudian.
“Hm… apa ya?” teman Lupus rambutnya keriting ini berpikir. “Tadi pagi kamu cerita kalo papi kamu mau di promsiin jadi kepala bagian, ya?”
“Iya, betul! Kepala bagian penitipan sendal jepit!” ujar Lupus Bercanda.
“Yang betul, Pus?” dahi Pepno berkenyit.
“Eh, iya betul! Papi gue rencanann\ta mau diangkat jadi kepala bagian di kantornya,” urai Lupus lagi.
“Kalo begitu beliin kalender aja. Ini kan masih awal taun!”
“Soal awan taunnya cocok, terus apa hubungannya kalenderdengan erencana papi gue diangkat jadi kepala bagian?” tanya Lupus yang masih belum paham dengan ide Pepno.
“Seorang kepala bagian pasti sibuk! Dan seorang kepala bagian dituntut untuk menyelesaikan pekerjaanya tepat waktu! Nah, berarti setiap saat papi kamu harus memperhatikan waktu atau tanggal. Jadinya setiap saat papi kamu pasti melototin kalender. Rapat tanggal berapa, bikin laporan kerja selesai tanggal berapa, ketemu relasi tanggal berapa, dan lain-lain? Iya, kan? Makanya yang paling tepat adalah kamu beliin kalender!”
Lupus manggut-manggut.
“Apalagi di toko buku gramedia kalendernya bagus-bagus, murah lagi!” cerocos Pepno.
“Hm, oke deh!” Kata Lupus memutuskan.
“Gue akan beli Kalender!”
“Nah, gitu dng!” Pepno seneng.
“Tapi, pep …,” Lupus menggantung kata-katanya
“Apa lagi?” tanya Pepno. “Apaa lagi yang membuat kamu jadi bimbang begitu?”
“Ng, gue nggak bawa duit. Pinjem duit kamu dulu, ya?” Kata Lupus sambil mesem-mesem.
“Kamu gimana sih? Mau beli hadiah nggak bawa duit!”
“Ya, sorry deh” jawab Lupus terus mesem-mesem


dikutip dari : Novel Lupus Bagian pertama
Hal 13-15
Hilman & Boim

Sunday, October 28, 2007

Stupid Bear


Di sebuah hutan yang sangat luas, hiduplah seekor beruang yang biasa di panggil stupid bear, lalu beruang itu tidur dan bermimpi. Dan mimpinya adalah : Di sebuah hutan yang sangat luas, hiduplah seekor beruang yang biasa di panggil stupid bear, lalu beruang itu tidur dan bermimpi. Dan mimpinya adalah : Di sebuah hutan yang sangat luas, hiduplah seekor beruang yang biasa di panggil stupid bear, lalu beruang itu tidur dan bermimpi. Dan mimpinya adalah : Di sebuah hutan yang sangat luas, hiduplah seekor beruang yang biasa di panggil stupid bear, lalu beruang itu tidur dan bermimpi ......... dst!!!! Hingga ia terbangun.